Ketentuan Bagi Peserta PLPG 2014 Rayon 134 Unpas

1. Membawa Ijazah asli dan akta IV
2. Bagi peserta yang tidak dapat memperlihatkan ijazah aslinya dikarenakan hilang dapat membawa
    - Surat pernyataan dari Kepala Dinas Kabupaten/Kota
    - Surat keterangan hilang yang asli dari kepolisian
    - Surat keterangan/pernyataan asli dari perguruan tinggi bahwa ybs pernah kuliah dan dinyatakan lulus
       dan ditandatangani oleh pejabat yang berwenang
3. Membawa fotocopy SK terakhir bagi PNS dan Ijazah terakhir bagi non PNS

Jadwal PLPG 2014

Program Pendidikan dan Latihan Profesi Guru 2014 akan segera dimulai. Tempat pelaksanaan sertifikasi dapat dilihat dilaman detail sergurkemdiknas.go.id adapun jadwal pelaksanaan PLPG dapat dilihat melalui situs resmi LPTK penyelenggara masing2.

Adapun untuk Rayon 134-Universitas Pasundan Bandung sesi 1 akan diselenggarakan pada tanggal 14-23 Juli 2014, Rayon 110-Universitas Pendidikan Indonesia sesi 1 akan diselenggarakan pada tanggal 15-24 Juli 2014. Untuk keterangan lebih jelas Bapak/Ibu dapat menghubungi Disdikpora masing2.

Komponen CTL

  1. Konstruktivisme -->Dalam konstruktivisme, pengetahuan dibangun sedikit demi sedikit sehingga siswa membangun pengetahuannya sendiri, proses itu diperoleh melalui aktivitas siswa dalam pembelajaran. Pengetahuan bukanlah seperangkat fakta2,konsep atau kaidah yang siap untuk diambil dan diingat, tetapi manusia harus mengkonstruksi pengetahuan itu dan memberi makna melalui pengalaman nyata. Siswa perlu dibiasakan untuk memecahkan masalah,menemukan sesuatu yang berguna bagi dirinya dan bergelut dengan ide2 yaitu siswa harus mengkonstruksikan pengetahuan dibenak mereka
  2. Menemukan--->Pembelajaran selalu berusaha untuk mendorong siswa menemukan sendiri ilmu pengetahuan dan keterampilannya. Kegiatan merupakan sebuah siklus sbb: 1) observasi, 2) bertanya, 3) mengajukan dugaan, 4) mengumpulkan data, 5)penyimpulan, 

Dasar Dasar Pendekatan Kontekstual


a. CTL menekankan kepada proses keterlibatan siswa untuk menemukan materi, artinya proses belajar diorientasikan pada proses pengalaman secara langsung. Proses belajar dalam konteks CTL tidak mengharapkan agar siswa hanya menerima pelajaran, akan tetapi proses mencari dan menemukan sendiri materi pelajaran.

b. CTL  mendorong agar siswa dapat menemukan hubungan antara materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan dengan situasi kehidupan nyata, artinya siswa dituntut untuk dapat menangkap hubungan antara pengalaman belajar di sekolah dengan kehidupan nyata.

c. CTL mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan, artinya CTL bukan hanya mengharapkan siswa dapat memahami materi yang dipelajarinya, akan tetapi bagaimana materi pelajaran itu dapat mewarnai perilakuya dalam kehidupan sehari-hari

Karakteristik Pendekatan Kontekstual


1. Pembelajaran  merupakan proses pengaktifan pengetahuan yang sudah ada (activiting knowledge), artinya pada yang akan dipelajari tidak terlepas dari pengetahuan yang sudah dipelajari.

2. Pembelajaran yang kontekstual adalah belajar dalam rangka memperoleh dan menambah pengetahuan baru (acquiring knowledge).Pengetahuan baru itu diperoleh dengan cara deduktif, artinya pembelajaran dimlai dengan mempelajari secara keseluruhan kemudian memperhatikan detailnya.

3. Pemahaman pengetahuan (understanding knowledge) artinya pengetahuan yang diperoleh bukan untuk dihafal tetapi untuk dipahami dan diyakini , misalnya dengan cara meminta tanggapan dari yang lain tentang pengetahuan yand diperolehnya dan berdasarkan tanggapan tersebut baru pengetahuan itu dikembangkan.
4. Mempraktikan pengetahuan dan pengalaman tersebut (applying knowlegde), artinya pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya harus dapat diaplikasikan dalam kehidupan siswa sehingga tampak perubahan perilaku siswa.

5. MElakukan refleksi (Reflecting knowledge) terhadap strategi pengembangan pengetahuan. Hal ini dilakukan sebagai umpan balik untuk proses perbaikan dan penyempurnaan strategi.

Definisi Contextual Teaching and Learning (CTL)


Menurut Sanjaya (2006:253) 
CTL adalah suatu strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka.

Depdikbud (2004:16)
CTL merupakan pembelajaran yang menitikberatkan kepada siswa

Johnson
CTL adalah proses pendidikan yang bertujuan untuk menolong para siswa melihat makna didalam materi akademik yang mereka pelajari dengan cara menghubungkan subyek2 akademik dengan konteks dalam kehudupan keseharian mereka.

Firmansyah (2008)
CTL adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menfasilitasi pengalaman belajar yang lebih bersifat kongkrit (terkait dengan kehidupan nyata) dengan cara melibatkan aktivitas belajar mencoba melakukan dan mengalami sendiri ( learning by doing)



Latihan Ulangan Umum Speaking Kelas 8 Semester 2

1. Aditya : Shall we go camping to “Buper Kepurun” this holiday?...I’m sure we’ll have some fun there
a. I don’t agree c. I’m sorry, I can’t
b. Oh, I disagree d. That’s a good ideal

2. Teacher : Would you mind not talking during the lesson?
        Student : ….
a. I’m sorry, I’ll keep silent
b. Sure, I’ll talk to you
c. I am still happy
d. OK, thanks

3. Elisa : Fah, would you like to come to our farewell
                 Party tonight?
        Chofi:…..I have to see my dentist tonight
a. Of course c. I’m sorry , I can’t
b. I’d love too d. That’s a good idea